Rabu, 18 April 2018

Iseng Tanam Strowberry

Ni hari baru on lagi menulis di blog, setelah sekian tahun tidak lagi update.
Kesempatan ini menulis karena penasaran dan pengen tahu progress dan keberhasilan menanam strowberry ditempat khusus.

Okay, ini penampakannya.
Mudah²an berjalan sesuai ekspektasi, namun semuanya Lillahita'ala.
Aamiin.




Bahan dan Alat:
- Bekas DVD-R (dibalik)
- Media Teh Celup dan Tubruk (sisa minum tentunya, dari pada dibuang maka dibuat media tanam)
- Dus bekas Switch (untuk ganjel biar tinggi)

Kamis, 18 Desember 2014

MENCIPTAKAN MASA DEPAN SENDIRI

Diakhir tahun ini, baru nulis lagi di ini blog.
Walaupun mengutip dari website tetangga, namun ada benarnya sebagai penyadaran, menciptakan keyakinan, tekad untuk bangkit.

Mudah²an ada hikmah untuk saya pribadi, para blogger dan pembaca.
Terimakasih kepada Milagros, mohon ijin mengambil sedikit kutipannya.


Sumber : http://www.milagros.co.id

Banyak dari kita terlahir dalam sekian banyak masalah dan kesusahan emosional, dan tak jarang hal ini menjadikan kita sebagai korban yang penuh kepahitan dan kebencian. Ketika kondisi-kondisi ini menjadi liar dan di luar kendali kita, acap kali hal ini mengancam serta mematikan impian dan harapan kita. Dalam kondisi seperti ini, mudah sekali bagi kita mencari alasan dan mencari kesalahan, atau bahkan mengutuk hampir segala hal yang berada di sekeliling kita. Mungkin kita akan mencari teman, atau pendapat para pakar yang dapat menguatkan amunisi kita untuk mengkambing-hitamkan keadaan, untuk membenarkan kenelangsaan kondisi kita, menghujat cara yang salah tentang bagaimana kita dibesarkan, ataupun menyesali faktor keturunan sebagai penyebab segala kemalangan dan kesengsaraan dalam kehidupan kita, sehingga kita semakin larut dalam mengasihani diri sendiri.
 
Mungkin ada dari kita yang mempunyai Ayah yang meninggalkan kita ketika kita masih kecil, atau seorang paman yang telah dengan keji melecehkan kita. Masalah-masalah ini sungguh merupakan hal yang nyata. Ketidak-adilan dan pengalaman-pengalaman yang tidak manusiawi ini sering kali memberikan efek dahsyat, sehingga hal-hal seperti itu sering kali mempengaruhi cara pandang kita akan masa depan. Namun apakah semua itu layak menjadikan diri kita sebagai orang yang patut mempertahankan keadaan hidup kita dalam kondisi yang miskin dan mengenaskan? Banyak orang yang juga memiliki akar permasalahan yang kurang lebih sama dengan kita, akan tetapi mereka telah berhasil menjadikannya sebagai pijakan untuk merubah masa depan mereka menuju ke kehidupan yang lebih baik. Apa yang membedakannya hingga 180 derajat dengan orang kebanyakan? Jawabannya adalah KEYAKINAN.
 
Masing-masing dari kita memiliki kisah hidup sendiri-sendiri, namun sadarilah bahwa pikiran kitalah yang menciptakan dunia kita. Kita tidak akan menjadi individu dengan mentalitas korban kecuali kita yang menghendakinya demikian. Camkan pepatah berikut ini: “Bukanlah gigitan ular yang mematikan, melainkan mengejar ularlah yang mendorong racunnya ke dalam jantung”. Jadi… cara terbaik menciptakan masa depan kita adalah dengan cara menciptakannya. Sungguh tidak ada syarat lain untuk menjadikannya demikian, selain etos kerja untuk mengikuti rencana perbaikan hidup kita dan hasrat yang besar untuk meyakini bahwa hal ini bisa terjadi.

Senin, 09 Desember 2013

Cigebang Hiking


Berkenaan atas meninggalnya Bapak Awin, tanggal 6 Desember 2013 (semoga dalam rahman dan rahim-Nya Allah, serta dalam magfirah-Nya. Allahumagfirlahum Warhamhum Wa'afihi Wa'fu-anhum), maka 7 Desember 2013 sehabis ashar kami berangkat dari Bandung menuju Kalijati. Sedang, sebagian keluarga yang lain sudah pergi menuju kediaman almarhum tanggal 6 dan 7 Desember 2013 Subuh.

Macet dan hujan pun kami alami selama dalam perjalanan setelah keluar Tol Cikopo sampai Kalijati, dan baru sampai di Banggala 2 pada jam 19.00 yang pada saat itu sedang mati listrik (lengkap sudah).

Gelap gulita,
Jadi teringat dulu saat masih kecil, dimana hanya ada damar dan lampu cempor yangdipakai untuk penerangan malam, tidak ada lilin apalagi listrik.

Hitam...Hening...
Yang terdengar hanya suara alam, sesekali terdengar suara jangkrik dan kodok yang bersahutan.

Namun, rasa lelah ini sudah memaksa untuk cepat terlelap.
Tak ayal, selepas makan dan shalat Isya, kami pun membentuk formasi khusus lengkap dengan bantal yang sudah disediakan.

Sleep away.....and good night ....
ZZZ...Zzz...zzz...

Hingga,
pada jam 02:30 kami terusik dan terbangun karena suara yang membuat kami geli.
Satu ayam centil yang terus²an berkokok, sementara ayam lain diem namun juga merasa terganggu akibat ulah temennya yang satu ini.



"Ehhh peuting keneh maneh teh, lain sare !", gerutu ma Wi di dapur sambil berusaha nangkap ayam centil itu.
Tak ayal, bukannya membuat ayam itu kembali tertidur, malah membuat suasana tambah gaduh.

Sementara kami yang sudah terbangun semenjak kokoknya si ayam, pada tertawa-tawa mendengar ma Wi dan tingkah ayam ini.
"Aya-aya wae !! =)) "

Untuk beberapa saat kemudian, kamipun tertidur kembali.

Sleep session 2 ...
Zzz...
:)


Ke esokan harinya, 8 Desember 2013.
Pagi sehabis shalat Shubuh, kami mulai melakukan persiapan-persiapan untuk mengunjungi rumah kediaman almarhum di Cigebang dan memutuskan untuk jalan kaki dengan ditemani seorang guiden (Ibu Hj. Iroh) dengan susunan Team:

Ketua Team:
Æ dong...

Navigator: 
Ibu Hj. Iroh

Anggota Team:
1. Ibu Æ
2. Bpk Heri
3. Ibu Heri
4. Kaka Syifa
5. A Iki

Sebenarnya Jalur Cigebang pernah kami lalui, 5 sampai 6 tahun lalu.
Jadi kali ini merupakan napak tilas dan kali kedua kami kembali ke Cigebang.


Cigebang Track 1 (Start)
Sesuai dengan arahan navigator, untuk mempersingkat waktu dan jarak, maka start mulai dari Pemakaman Umum Banggala 2, dan

Jalan setapak pun kami lalui, melewati jalur dibawah kebun rambutan yang mulai berbunga.
(kalau dulu pas lagi musim rambutan. Jadi bisa kami bawa utk bekal perjalanan.)



















Kamis, 29 Oktober 2009

Manfaat Tidur Siang

Bagi Yang Suka Tidur (Siang)

Tidur yang Berkualitas

Insomnia atau gangguan tidur sebenarnya tak hanya kondisi sulit tidur, tapi juga seluruh gangguan tidur, seperti sering terjaga saat tidur, sulit memulai tidur, hingga tidak bisa mencapai kualitas tidur yang normal.

Dibandingkan dengan pria ternyata wanita kini lebih banyak menderita insomnia. Mengapa demikian? Segudang aktivitas kini dijalani oleh para perempuan; mengurus anak, bekerja, melanjutkan kuliah, dan masih banyak peran lainnya. Semua itu membuat kita mudah menyimpan kekhawatiran dan kecemasan di alam bawah sadar. Akibatnya mata pun sulit terpejam meski tubuh telah terbaring di kasur empuk.

Minum obat tidur sering dipilih sebagian penderita insomnia. Padahal meski bisa membuat mata terpejam sebenarnya obat-obatan itu tak dapat menghasilkan tidur yang sehat dan berkualitas. Jadi sebelum Anda memutuskan untuk mengonsumsi obat tidur, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi gangguan tidur.


Kenali penyebab stress

Daripada pikiran terus melayang lebih baik tuliskan di atas kertas semua beban pikiran dan kegelisahan yang Anda rasakan. Hal ini akan membantu Anda menentukan langkah untuk mengatasinya satu persatu. Saat pikiran sudah plong biasanya tidur jadi tak sulit lagi.

Rutin berolahraga

Olahraga secara teratur sangat baik untuk melancarkan peredaran darah. Selain itu biasanya kantuk lebih mudah datang saat tubuh lelah.

Hindari kafein

Bukan hanya kopi, tapi juga minuman bersoda dan teh mengandung kafein. Hindari minuman tersebut di siang hari.

Tidurlah saat lelah

Jangan hanya berbaring memandangi langit-langit kamar dan memikirkan cara untuk tidur. Lakukan aktivitas sebelum tidur yang bisa memancing kantuk, misalnya membaca buku, mendengarkan musik atau menonton televisi. Saat tubuh sudah rileks dan siap untuk tidur segeralah naik ke tempat tidur.

Relaksasi

Bayangkan Anda sedang berada di tempat yang paling disukai atau lokasi yang sudah lama Anda impikan, biarkan seluruh otot dari kaki hingga kepala menjadi rileks. Mengikuti kelas yoga atau pilates sangat membantu Anda berlatih relaksasi.

Melatonin

Hormon melatonin merupakan obat tidur yang alami. Konsultasikan dengan dokter jika Anda ingin mengonsumsinya.

Tidur Siang Baik Untuk Kesehatan

Tahukah anda bahwa tidur siang selama 10,20, atau 30 menit bisa memperpanjang usia ?

Namun bila anda termasuk yang tidak percaya bahwa usia bisa diperpanjang, semestinya anda percaya bahwa tidur siang akan membuat tubuh dan otak lebih segar di antara jam-jam kerja.

Di America Latin, tidur siang sesaat atau disebut siesta, sudah menjadi tradisi sejak lama. Beberapa tokoh terkenal termasuk orang-orang yang mengikuti tradisi ini, sebut saja Albert Einstein, Winston Churchill, dan Thomas Edison.

Tidur siang – kelihatannya membuang-buang waktu – sebenarnnya bias meningkatkan efektivitas, karena bisa meningkatkan fungsi kognitif, mempercepat reaksi, membuat orang lebih sabar, mengurangi stress, dan secara keseluruan meningkatkan kesehatan.

Berapa lama sebaiknya melakukan tudur siang? Sangat tergantung pada orang per orang, namun rata-rata waktu yang dibutuhkan antara 15-30 menit agar otak kembali segar.

Namun bila tempat anda bekerja tidak memungkinkan untuk sejenak tidur siang, Anda bisa mencoba bermeditasi. Meditasi akan membuat otak sejenak beristrahat dan memberikan efek yang sama dengan tidur.

Tidur siang 'baik untuk kesehatan

Para pekerja pria bisa mengambil manfaat dari tidur siang

Para peneliti mengatakan tidur sebentar di siang hari bisa mengurangi kemungkinan kematian akibat serangan jantung, terutama di kalangan pria muda.

Penelitian selama enam tahun di Yunani menunjukkan mereka yang tidur selama setengah jam paling tidak tiga kali dalam seminggu, 37 persen lebih rendah terkena serangan jantung.

Para peneliti ini mengkaji berbagai faktor seperti kesehatan yang buruk, usia, dan apakah seseorang aktif secara fisik.

Para ahli mengatakan tidur siang mungkin membantu orang-orang bersantai sekaligus mengurangi tingkat stres.

Negara-negara yang warganya biasa tidur siang sejenak cenderung mempunyai resiko lebih rendah terkena serangan jantung, namun berbagai penelitian mengenai hal tersebut menunjukkan hasil yang bervariasi.

Para pakar di Yunani meneliti 23.681 pria dan wanita berusia antara 20 hingga 86 tahun. Para responden tidak pernah mengidap penyakit jantung atau penyakit berat lainnya.

Manfaat tidur siang

Jika penelitian ini didukung oleh ujicoba lain, mungkin tidur siang sebentar bisa ditetapkan sebagai salah satu metode menarik untuk mengurangi penyakit jantung

Dr Dimitros Trichopoulos dari Harvard School of Public Health:
Para responden ditanya apakah mereka tidur sebentar di siang hari dan seberapa sering. Mereka juga ditanya kebiasaan makan dan kegiatan fisik sehari-hari.

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang tidur sebentar mempunyai resiko 34 persen lebih rendah terkena penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak tidur siang.

Mereka yang tidur siang lebih dari setengah jam setidaknya tiga kali dalam seminggu, mempunyai resiko 37 persen lebih rendah.

Karyawan pria

Para karyawan pria yang tidur sebentar di siang hari, rata-rata memiliki resiko 64 persen lebih rendah meninggal dunia dibandingkan dengan pria-pria yang tidak bekerja, yang hanya memiliki kemungkinan 36 persen lebih rendah.

Untuk para wanita para peneliti tidak memiliki cukup data untuk melakukan perbandingan sejenis.

Para peneliti mengatakan tidur siang bisa mengurangi stres dan karena itulah dampaknya lebih terlihat di kalangan pria-pria yang bekerja.

Ketua tim peneliti, Dr Dimitros Trichopoulos dari Harvard School of Public Health, mengatakan di negara-negara di mana tingkat kematian akibat penyakit jantung rendah, tidur siang sebentar adalah sesuatu yang lumrah.

Yang perlu diperhatikan, lanjut Dr Trichopoulos adalah penelitian ini menggunakan banyak responden, terbatas pada orang-orang yang sehat, dan mereka berhati-hati dalam mengontrol kegiatan fisik. "Apa yang bisa kami katakan adalah penelitian ini layak diteruskan," katanya.

Ia menambahkan jika penelitian ini didukung oleh ujicoba lain, mungkin tidur siang sebentar bisa ditetapkan sebagai salah satu metode menarik untuk mengurangi penyakit jantung, karena cara ini tidak mempunyai efek samping.

Satu faktor yang tidak boleh diabaikan adalah orang-orang tidak boleh mengurangi kegiatan fisik pada hari tersebut setelah tidur siang sebentar.

June Davison, dari Yayasan Jantung Inggris mengatakan temuan menarik ini menunjukkan tidur siang mempunyai kaitan dengan berkurangnya kematian akibat masalah jantung, terutama di antara para pekerja pria.

"Tidur sebentar di siang hari membantu orang-orang bersantai dan rileks, yang sangat penting bagi kesehatan secara umum," ujar Davison.

"Namun penting juga untuk menyeimbangkan antara istirahat dan melakukan aktivitas karena aktivitas fisik secara reguler juga mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung," tandasnya.

Makin Produktif berkat Tidur Siang

Kunci utama dari disiplin tidur siang agar tidak kebablasan dan menimbulkan citra buruk adalah mengetahui dengan dengan pasti kapan waktu yang tepat untuk rileks memejamkan mata. Umumnya dipilih ketika berada dalam performa puncak dan menunjukkan tanda-tanda kelelahan seperti mood yang naik turun atau bingung di mana menemukan kunci.

Jika tanda-tanda seperti itu kerap muncul sebaiknya mulai biasakan terapi tidur siang.

Dari catatan National Sleep Foundation (NSF), pilot NASA dijadwalkan untuk tidur siang bergiliran. Jika ada tiga pilot dalam kokpit, dua pilot berkonsentrasi menerbangkan pesawat sementara pilot ketiga tidur siang sekitar 40 menit.

Namun umumnya tidur siang para pilot ini rata-rata 26 menit. Manfaat tidur siang bergiliran ini meningkatkan performa mereka hingga 34% dan kewaspasaan naik hingga 54%.

Menurut Dr Mark Rosekind, kepala peneliti dari Alertness Solution yang juga anggota NSF, efek tidur siang itu akan langsung terasa manfaatnya dalam dua hingga tiga jam ke depan.

Bagi yang tidak terbiasa memejamkan mata dan terlelap siang bolong, mulailah dengan tidur terlentang dan ciptakan suasana senyaman mungkin. Tiap orang mempunyai kebiasaan 'persiapan' tidur yang berlainan, barangkali memeluk guling, berselimut atau mendengarkan musik lembut dan mengisi perut terlebih dahulu. Jika sudah terbiasa, umumnya akan lebih mudah memejamkan mata dan langsung pulas.

Hal penting yang harus dipersiapkan selepas tidur siang, apalagi jika dilakukan disela-sela pekerjaan rutin adalah apa yang dinamakan Sleep anertia, yakni rasa grogi dan disorientasi.

Cara untuk mengatasinya disarankan untuk berdiam beberapa menit, membasuh muka, minum air putih atau berjalan kaki. Selanjutnya bisa kembali bekerja dan rasakan khasiat dari terlelap 10-20 menit itu.

Usahakan agar tidur siang tidak terganggu, sebab jika terpotong tiba-tiba, sama sekali tidak ada manfaatnya, pada sebagian orang justru menimbulkan rasa pening.

Perlu diingat pula bahwa tidur siang tidak dianjurkan melebihi 30 menit karena akan mengarah ke fase yang sangat lelap yang akibatnya akan mempersulit tidur malam.

Kebiasaan tidur siang teratur sama pentingnya dengan tidur malam. Sebab jika dilakukan secara acak semisal dua atau tiga kali dalam seminggu, barangkali bisa menimbulkan rasa nyaman sementara, namun sebenarnya tidak baik bagi tubuh. Karena merusak ritme circadian.

Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana pada orang-orang yang hampir tidak pernah tidur siang?

Seperti dikatakan Profesor James Maas dari Fakultas Psikologi Cornell University, jika seseorang cukup tidur malam, maka tidak akan pernah merasa lelah di siang hari.

Namun jika sering mengantuk selepas makan siang, bisa dipastikan yang bersangkutan kurang tidur. Jadi jangan malu untuk tidur siang.

SUMBER:Blog Tetangga http://faizforindonesia.multiply.com/journal/item/41

Rabu, 14 Oktober 2009

Himalaya Tours


Mengisi liburan tahun ini serta merekatkan tali silaturahim, rencananya keluarga besar karyawan PT. Himalaya akan tour selama 1 hari 2 malam di Pangandaran.
Aktifitas:Sleeping,Swimming, diving, etc.
Segala masukan dan saran akan sangat dibutuhkan. Terimakasih.

Sendi Kehidupan

Makin hari hidup semakin terasa berat. Tantangan dan persaingan semakin jalas dan nyata.

Tetap semangat,
Karena hidup ini harus terus berjalan, seiiring dengan putaran dan berlalunya waktu,
Karena hidup adalah anugrah,
Hidup itu indah.