Berkenaan atas meninggalnya Bapak Awin, tanggal 6 Desember 2013 (semoga dalam rahman dan rahim-Nya Allah, serta dalam magfirah-Nya. Allahumagfirlahum Warhamhum Wa'afihi Wa'fu-anhum), maka 7 Desember 2013 sehabis ashar kami berangkat dari Bandung menuju Kalijati. Sedang, sebagian keluarga yang lain sudah pergi menuju kediaman almarhum tanggal 6 dan 7 Desember 2013 Subuh.
Macet dan hujan pun kami alami selama dalam perjalanan setelah keluar Tol Cikopo sampai Kalijati, dan baru sampai di Banggala 2 pada jam 19.00 yang pada saat itu sedang mati listrik (lengkap sudah).
Gelap gulita,
Jadi teringat dulu saat masih kecil, dimana hanya ada damar dan lampu cempor yangdipakai untuk penerangan malam, tidak ada lilin apalagi listrik.
Hitam...Hening...
Yang terdengar hanya suara alam, sesekali terdengar suara jangkrik dan kodok yang bersahutan.
Namun, rasa lelah ini sudah memaksa untuk cepat terlelap.
Tak ayal, selepas makan dan shalat Isya, kami pun membentuk formasi khusus lengkap dengan bantal yang sudah disediakan.
Sleep away.....and good night ....
ZZZ...Zzz...zzz...
Hingga,
pada jam 02:30 kami terusik dan terbangun karena suara yang membuat kami geli.
Satu ayam centil yang terus²an berkokok, sementara ayam lain diem namun juga merasa terganggu akibat ulah temennya yang satu ini.
"Ehhh peuting keneh maneh teh, lain sare !", gerutu ma Wi di dapur sambil berusaha nangkap ayam centil itu.
Tak ayal, bukannya membuat ayam itu kembali tertidur, malah membuat suasana tambah gaduh.
Sementara kami yang sudah terbangun semenjak kokoknya si ayam, pada tertawa-tawa mendengar ma Wi dan tingkah ayam ini.
"Aya-aya wae !! =)) "
Untuk beberapa saat kemudian, kamipun tertidur kembali.
Sleep session 2 ...
Zzz...
:)
Ke esokan harinya, 8 Desember 2013.
Pagi sehabis shalat Shubuh, kami mulai melakukan persiapan-persiapan untuk mengunjungi rumah kediaman almarhum di Cigebang dan memutuskan untuk jalan kaki dengan ditemani seorang guiden (Ibu Hj. Iroh) dengan susunan Team:
Ketua Team:
Æ dong...
Navigator:
Ibu Hj. Iroh
Anggota Team:
1. Ibu Æ
2. Bpk Heri
3. Ibu Heri
4. Kaka Syifa
5. A Iki
Sebenarnya Jalur Cigebang pernah kami lalui, 5 sampai 6 tahun lalu.
Jadi kali ini merupakan napak tilas dan kali kedua kami kembali ke Cigebang.
Cigebang Track 1 (Start)
Sesuai dengan arahan navigator, untuk mempersingkat waktu dan jarak, maka start mulai dari Pemakaman Umum Banggala 2, dan
Jalan setapak pun kami lalui, melewati jalur dibawah kebun rambutan yang mulai berbunga.
(kalau dulu pas lagi musim rambutan. Jadi bisa kami bawa utk bekal perjalanan.)